Senin, 07 Juli 2014

Rawatan burung di Bulan Puasa

 









Memasuki Bulan Ramadhan pastilah ada perubahan "pola hidup" harian para penghobi burung yang menjalankan ibadah Puasa. Karena itu pula, ada sedikit perubahan dengan pola rawatan harian burung-burung momongan. Ya tak masalah kalau begitu....

Justru selama Bulan Puasa ini, seharusnya burung-burung "sempat" menikmati pengembunan begitu sang majikan selesai sahur. Dengan pengembunan, burung bisa menjadi lebih fresh dan menjadikan burung semakin gacor. Meski demikian, dalam hal pengembunan perlu hati-hati dan perhatikan kondisi burung bersangkutan.

Oke sobat, berikut ini beberapa tips melakukan perubahan perawatan burung selama bagi Anda yang menjalankan ibadah puasa.

1. Keluarkan burung lebih dini dari biasanya dan usahakan mendapat sinar matahari sedini mungkin. Jadi, jangan karena kita langsung tidur setelah salat Subuh lantas burung terlambat dijemur atau dikeluarkan.

2. Memandikan burung, membersihkan sangkar dan wadah pakan serta mengganti pakan bisa dilakukan pada sore hari. Namun pada pagi hari atau setelah kita bangun tidur kesiangan (hehehe) air minum tetap perlu diberi yang segar. Demikian pula halnya dengan EF buah, diberikan pada pagi hari dengan asumsi buah masih dalam kondisi segar.

3. Pemberian serangga, kroto, jangkrik, ulat dan cacing  bisa dilakukan dengan porsi lebih banyak pada sore sekitar satu jam sebelum kita berbuka puasa. Dan pemberian porsi pagi setelah kita bangun tidur bisa diberikan lebih sedikit ketimbang porsi sore.

4. Untuk mengurangi stress pada burung karena perubahan "pola hidup", Anda bisa memberikan vitamin dan mineral, misalnya BirdVit dan BirdMineral.

5. Lebih dari semua, meski kita agak ogah-ogahan merawat burung, jangan lupa tetap melakukan sanitasi sangkar dan semua peralatan sekaligus burungnya dengan obat semprot antiparasit dan jamur seperti FreshAves. Pastikan pula pemberian obat cacing tidak kelupaan. Parasit, jamur dan cacing serta hama pengganggu burung lainnya, biasanya baru kita sadari bahayanya setelah burung menderita sakit atau malah sudah tidak tertolong lagi. Untuk referensi, ingat-ingat untuk melihat seluk beluk sumber penyakit burung di sini.

Tips pengembunan agar burung aman sentosa selama bulan Puasa:

1. Embunkan burung di bagian timur rumah atau di tempat burung bisa mendapat sinar matahari pagi seawal mungkin.

2. Embunkan hanya burung-burung yang benar-benar dalam kondisi sehat. Burung dengan gejala sakit, apalagi sakit pernafasan bagian atas, jangan diembunkan terlalu dini sebab udara dingin akan menyebabkan  sakit semakin menjadi-jadi.

3. Jika pengembunan sejak hari masih gelap, pastikan aman dari jarahan tangan-tangan jahil dan juga hewan predator seperti kucing, tikus,  anjing dan lain-lain.

Yang penting dan utama tentunya adalah boleh saja kita ubah pola hidup burung, tetapi jangan sampai mereka kita paksa juga untuk ikut berpuasa hehehehe....

Oke sobat, demikian sekelumit obrolan mengawali Bulan Puasa kita kali ini.

marhaban ya ramadhan 1435 hijriah . JBC

Burung-burung pasar yang namanya melejit di arena lomba..


MODAL INSTING. Bukan semata-mata isi kocek."]







BURUNG PASAR. Jadi jawara nggak harus mahal.
"]



JUARA NASIONAL Asal muasalnya dari burung pasar."
]



 burung sehat dengan perawatan konsisten akan menghasilkan burung yg berkualitas













Burung juara nan istimewa umumnya diidentikkan dengan burung yang harganya mahal, seringkali tidak masuk akal dan tidak kebayang banget. Jadi, hanya mereka yang berduit lebih yang bisa mengoleksi burung juara dan stabil tampilnya. Logika di atas tentu tak salah, tapi juga tak sepenuhnya benar. Ternyata, ada juga, bahkan tak sedikit, kicaumania yang berburu jagoan prospek, belum tampak di lapangan, atau baru mau muncul sudah langsung "ditubruk" sehingga harganya masih miring.


Kalau pinter dan kuping tajam, kita bisa mendapatkan burung sang prospek saat masih di rumah atau pemiliknya mungkin bukan pelomba sehingga tak sadar bila burungnya bisa dibandrol sangat mahal. Atau ketika burung masih digantung di kios burung, entah kios lepasan maupun kios di pasar burung. Meskipun sang bakul mungkin tahu lomba, ada peluang sang bakul tidak minta dengan harga mahal sekali.

Ada yang mendapatkan burung yang kemudian menjadi jagoan terkenal dengan harga ratusan ribu rupiah, hingga beberapa juta rupiah. Yang jelas, belum sampai puluhan juta. Salah satu contohnya, Handi Hoho mendapatkan cucak hijau Presiden dengan harga "hanya" 5 juta rupiah, saat mengikuti latber di Pasar Plembon, Klaten. Di tangan Hoho, Presiden sangat stabil, langganan juara, dan tentu saja menjadi not for sale, atau kalaupun di lepas, pasti harganya tak terbilang.

Masih dari Klaten, H Suwadi, juga sangat jeli dalam memburu calon jagoan, khususnya jenis murai batu, kacer, dan kenari. Gurita, murai batu juara 2 di Gubernur Cup Jawa Tengah (18/7), dibelinya dengan harga 800 ribu rupiah. Setelah itu, Suwadi kembali mendapatkan jagoan seharga 1,3 juta dan sudah mendapatkan bendera nominasi saat diikutkan di Janoko Cup Jogja (15/8).

Ovan dari Jogja ternyata juga mendapatkan cucak hijau Marvel yang begitu flamboyan, antara lain menjadi juara di Bali Shanti, di pasar burung dengan harga hanya 850 ribu rupiah. Bahkan cucak jenggot Fortuner, kini milik Bismo, yang menjadi juara di Bali dan Piala Raja, dulunya juga didapat Bang Bajil di pasar burung Magelang.

Resep

Salah satu resep "rahasia" mengincar burung juara atau prospek juara di rumah, pasar burung, atau di latihan, adalah harus teliti, telaten, dan sabar. Insting pemburu harus benar-benar dilatih.

Kita juga harus hapal jadwal pasar burung tradisional, yang biasanya punya hari pasaran sendiri-sendiri, seperti Pon, Wage, Kliwon, Legi, dan seterusnya. Di beberapa tempat, ada semacam gantangan yang biasa dipakai untuk melatih bersama-samai atau di beberapa tempat disebut sebagai gantangan bursa.

Misalnya di Pasar Burung Pedan, Klaten, yang hari pasarannya adalah Wage. Dari pasar ini, sejumlah burung juara memang sudah sering dimunculkan. Di sini, sekarang juga sudah banyak hunter yang bermata tajam dan bertelinga lebar.

Nugroho anak didik dari Mr Suwadi Klaten yang mengorbitkan murai batu laba-laba memilih burung dipasar tradisional hanya melihat dari segi karakter saja, yang dipastikan burung tersebut sehat, tidak cacat, volume keras, roll panjang, speed rapat.

Jika kita bertemu kriteria di atas, kemudian burung kita coba di lapangan, asal burung tersebut tidak kelaparan, pasti mampu kerja dengan baik, walau tanpa setelan yang maksimal.

Burung yang didapat dengan melihat karakter tersebut di atas misalnya murai batu Tes Pen-nya Friday Timbul Artha. "Saya dulu beli hanya satu juta perak, kemudian pindah tangan ke Tony KP dengan bandrol 30 juta. Di Piala Raja kemarin masih masuk 8 besar, namanya Willys 08," kata Friday TA.

Yang lebih murah lagi juga ada. Bayu Jember mendapatkan jagoan lovebird Untul hanya 150 ribu, sementara lovebird Awon juga hanya dibandrol 450 ribu dari tangan Subur atau Burwanto Depok Solo. Demikian juga dengan lovebird Kendil Mas, dapat di Pasar Depok Solo, juga dengan harga murah.

Begitu juga Supri, spesial kenari dan kacer, yang di rumahnya juga menjadi breeder kenari, mengaku ada beberapa jagoan kacernya berasal dari pantaun pasar.

"Kacer Himalaya yang sekarang sudah di tangan Pak Edy PLN yang juara 3 dan 4 di PBI Sragen itu asalnya burung dari Pasar Pedan", jelas Supri.

Friday yang pengembar berat burung jenis murai batu hampir semua jagonya berasal dari pantaunya di pasar. Kini banyak jagonya yang sudah punya nama sebut saja Jendral, Mayor, Tespen ketiganya asal usulnya burung dari pasar. Kini hanya Jendral yang masih ada di tangan Friday dan kondinya sedang mabung.

Moyor dan Tespen sendiri sudah lama pindah tangan. "Tespen dibeli Tony KP 30 juta dan kemarin di Piala Raja masuk 8 besar, tapi namanya sudah diganti Willis 08," jelas Friday.

Dari Muntilan misalnya, ada Manto yang majikan anis kembang Valentino. Ania kembang ini hampir tiap pekan diturunkan di arena lomba dan hampir dipastikan pulang membawa gelar juara. "Valentino kita beli asli dari pasar Muntilan seharga Rp. 1,25 juta, kita lihat memiliki speet rapat dan juga ngerol. Saya ambil saja. Tiga bulan dipoles di rumah dan kita cas dengan anis merah perempuan. Pertama di coba di Latberan kerjanya benar-benar edan dan langsung juara satu,” kata si majikan.

Sudah banyak prestasi yang diukir Valentino. Di antaranya juara 5 di Kapolri, juara 5 di Valentin dan juara 2 di Trah Abe.

Sebelumnya, Manto juga punya jago anis merah, Anak Muda, yang dibelinya di Pasar Muntilan sejak trotol seharga Rp. 500.000.

Setelah usia 9 bulan dicoba di arena lomba Temanggung Bersatu dan mendapat gelar juara 1. Karena ada yang meminatinya dan harga cocok, burung itu laku Rp.17,5 juta.

Bang Bajil dari Jogja yang pertama kali memiliki cucak jenggot Fortuner, yang sekarang sudah milik Bismo, juga mendapatkan burung itu di pasar.

"Fortuner dulu saya dapat dari Pasar Magelang.  Waktu itu saya dengar burung ini memang memiliki bunyi aneh ketimbang burung-burung yang lain, makanya saya berani mahal 3 juta. Padahal rata-rata di pasar harganya kisaran 200 - 500 ribuan kala itu," jelas Bang Bajil.

Gacoan berharga miring tapi dengan prestasi berlimpah, juga bisa dilihat pada cucak jenggot Anak Mas milik Mr Johan Banjarnegara. Raihan prestasinya sudah tak terhitung lagi. Bahkan sering menang nyeri, bilamana panitia membuka dua kelas jenggot. Even di blok tengah dan barat, sudah pernah disambanginya dengan hasil yang memuaskan.

Burung yang didapat dari saudara Zezen BM, salah satu penjual burung prospektif yang buka kios burung di Jl. Tirtosari sebelah timur kantor Polres Banjarnegara, tak disangka-sangka akan terus melambung namanya seiring prestasi yang diraihnya.

Rata-rata burung yang dijual pedagang itu masih tergolong bakalan, namun bakalan yang berkualitas. "Pertama mendapat Anak Mas, saya langsung optimis kalau burung ini bisa diandalkan untuk mendulang prestasi. Soalnya, kualitas yang dimiliki sangat komplit. Volume keras, speed rapat, dan lagu isian tanpa ada suara cucak jenggotnya," tutur Zezen BM.

Tidak mudah




Udin Parung"]

'




Mencetak burung jawara di lapangan memang tidak mudah. Apalagi kalau burung didapat dari pasar, sering dianggap tidak mungkin untuk bisa berpresatasi di arena lomba dan karenanya akan sangat kecil peluangnya.

Tapi, coba dengar cerita Udin Parung. Ia mampu menepis anggapan bahwa burung pasar tidak akan pernah bisa.berprestasi di lapangan.

Buktinya, kicaumania asal Tangerang ini mampu mencetak beberapa burung potensial dan berprestasi di berbagai lomba di blok barat yang didapatnya dari kios dan pasar burung. Seperti, Bejo, Super Star dan Ducati di kelas anis merah dan Ronggeng dikelas cucak ijo.

Bejo yang saat ini berada ditangan Mr Oda mampu tampil mencorong di berbagai lomba di Jabodetabek. Begitu pun dengan Ducati dan Super Star.

Burung polesan Udin Parung ini didapatkan dari Pasar Burung Cikupa. Bahkan, setiap kali tampil, kedua burung tersebut selalu berada di posisi puncak.

Selain anis merah, Udin Parung pun mempunyai salah satu burung handal di kelas cucak ijo yang prestasinya cukup mumpuni. Seperti Ducati dan Super Star, Ronggeng burung potensial di kelas cucak ijo pun dia dapatkan di Pasar Burung sekitar daerah Parung, Tangerang.

Menurut Udin, untuk mendapatkan burung tangguh dari kios dan pasar burung harus melihat dari katurangganya. Bila sudah terlihat katurangganya serta sesuai dengan karakter burung maka burung tersebut bisa berpresatsi di lapangan. Tentunya, setelah memboyong burung dari pasar dan cocok untuk dikoleksi, pola perawatan dan stelan burung pun disesuaikan dengan pola perawatan yang selama ini dia gunakan.

Seperti biasa, pola perawatan kesehariannya pun cukup sederhana. Setiap pagi, pukul 07.30, beberapa burung potensialnya dikeluarkan untuk melakukan aktifitas mandi. Setelah itu, baru dijemur selama 2 jam dan diangin-angin sebetar sebelum dimasukan ke kandang harian. Selama penjemuran, biasanya Udin Parung memberikan extrafooding berupa jangkrik sebanyak 3 ekor. Kemudian sore harinya, Udin memberikan extrafooding sebanyak 3 ekor lagi.

Untuk menambah stamina, menu lainnya pun seperti buah pepaya dan pisang kapok diberikan secara bergantian.

Bertutur tentang Ronggeng, burung yang didapatnya berdasarkan feeling saja itu, dia perkirakan bakal bisa menjadi ancaman burung papan atas di kelasnya. "Saya beli burung ini di bawah satu juta, namun sekarang sudah mendapat penawar di atas Rp10 juta," kata Udin kepada Agrobur.


Di Bekasi



Tirta Bekasi"
]


Sementara itu Tirta, kicau mania yang biasa menggunakan bendera 1168 SF Bekasi, punya cerita yang hampir sama.

Menurut dia, membeli burung prospek tidak hanya di arena lomba ataupun latber. Setidaknya dia punya contoh dua kacer jawaranya, Black Zombie dan Rasdan.

"Ya, saya dapat burung itu memang dari kios," tandasnya mantap tanpa sungkan.

Meskipun kedua burung yang belakangan jadi dua gaco andalannya ini didapatinya di kios, bukan berarti dia tak mampu membeli burung di lapangan. Dari total 6 ekor jawaranya, dua ekor tadilah yang didapatkannya di kios. Jagoan lainnya seperti Rinjani dia beli di lapangan. "Beli di lapangan maupun kios atau lomba, sama saja. Yang penting kita jeli," ungkap pria muda yang juga usahawan di bidang peternakan sapi ini.

Lantas, bagaimana kiat Tirta membidik kacer di kios yang belum tampak kinerjanya? Nah, dia lebih mengandalkan feeling khususnya pada patokan katuranggan burung yang dipantaunya.

Gambaran dasarnya, dia lebih memfokuskan pada bagian permukaan burung dengan diamati dimulai dari alisnya yang tebal. Jika ada bulu tempurnya, maka menandakan burung tersebut fighter. Soal kaki, dia pilih yang warna hitam pekat. Namun demikian diakuinya, ciri fisik memang tidak sepenuhnya menandakan kebenaran bila tidak didukung dengan mendengar suara secara langsung.

Biasanya, dia mencobanya dengan cara mentreknya dengan 3-4 ekor burung. Bagaimana perilakunya saat bertemu lawan hingga variasi lagu maupun tembakannya, perlu dilihat.

"Diusahakan ya kita pilih yang ngeroll-lah, sesekali nembak. Tinggal kita melengkapi variasi lagu lainnya," ungkapnya.

Setelah dibeli, burung kemudian dikondisikan. Yang lazim dilakukannya adalah burung dibikin mabung terlebih dahulu. Kroto diberikan full, juga jangkriknya.

Lewat proses masa mabung, maka kita akan mudah dalam menyeting pola pakannya. Atau dimulai dari titik nol lagi. Bahkan khusus Black Zombie, dia butuh waktu 6 bulan hingga burung mencapai kondisi top formnya.

Di saat pasca mabung itulah, stelan burung mulai ditata mulai dari pola eksfood jangkrik, kroto hingga ulat bambu, dan juga pola mandi dan pola waktu jemurnya. Untuk kebutuhan eksfood biasanya dia memberikan takaran dasar standar 5-5 ekor jangkrik. Pemberian kroto dilihat dari koridisi burung, Pun halnya dalam pemberian tambahan ulat bambu ataupun ulat hongkong.

Untuk kebutuhan mandi juga dipantau, cocoknya jam berapa burung sudah harus mandi, begitu juga penjemuran idealnya. Bahkan untuk mandi, disesuaikan kemauan burung. Khusus Black Zombie misalnya, justru lebih stabil kinerjanya di lapangan saat mandinya di malam hari. Biasanya dia menjemur tidak lama, 2-3 jam saja. Sesekali burung masuk kandang umbaran. Tambahan materi lagu atau isian bisa didekatkan ke burung colibri sebagai variasi suara burung. Juga didekatkan dengan burung pentet gacor sebagai tambahannya.

Nah jika burung sudah siap, bisa dicoba di latberan. Di sini dilihat apakah setingan sudah cocok atau belum. Kemudian dianalisis dan dicobakan pada latber berikutnya hingga ketemu setingan yang cocok dan pas.

Jadi beli burung di kios maupun dari lapangan tak masalah, buktinya kedua gacoannya bisa malang melintang meraih kemenangan di beragam even di Jabodetabek bahkan di Piala Raja masuk diposisi tiga besar.

Perlu kepintaran



Ibnu Nawawi Bali"]
Berburu gacoan di pasar burung atau outlet-outlet burung di pinggir jalan membutuhkan kepintaran tersendiri bagi si pembeli. Tanpa berbekal pemahaman perihal ciri-ciri bakalan yang bagus, tak akan bakal menemukan jago yang diinginkan. Padahal pasar burung sebenarnya bak permata di dalam lumpur, gudangnya bakalan-bakalan lomba yang membutuhkan cermatan orang-orang yang jeli memilih dan mengasahnya.

Nah ini lagi-lagi contoh jago yang moncer dan berasal dari pasar. Di Bali, anis merah Raja Semper yang pernah menjuarai final Jalak Bali Cup merupakan burung Pasar Sanglah. Love bird milik Dedi Bali berselang dua minggu diambil di pasar Sanglah dengan harga cuma 300 ribu juga berhasii menjuarai kelas love bird di Bali.

Ada lagi kenari-kenari yang seringkali diorbitkan oleh Ibnu Nawawi yang tinggal di Pasar Sanglah. "Kenari dan love bird lebib cepat bisa dikondisikan setelah diambil dari pasar," kata Ibnu.

Sedangkan burung-burung jenis lain, seperti anis merah, cendet, cucak hijau, tledekan, murai batu perlu mengalami proses rontok bulu dulu sebelum bisa dikondisikan secara sempurna.

Rata-rata burung pasar tetap butuh penyesuaian tangan majikannya dan lingkungan tinggalnya. Orientasi itu akan lebih baik dan mudah jika melalui masa rontok bulu terlebih dahulu. "Pasalnya saat rontok akan menjadi mudah untuk mensetup ulang," tambah Awi.

Berbeda dengan jenis kenari dan love bird. Awi yang sering nongkrong di pasar burung Malang jika mencari bakalan lomba atau terkadang datang ke peternak rumahan, hanya butuh sebulan untuk mengkondisikan sampai turun lomba. "Untuk mengintensifkan perawatan menjelang lomba paling butuh waktu seminggu lagi dan sudah langsung bisa dilombakan," ungkap Awi.

Memilih bakalan di pasar, kata Awi, memang harus tahu ciri burung yang bagus dan punya prospek ke depan. Sebut saja kenari. Selain mentalnya kelihatan lebih dibanding lainnya, juga didengar lagu yang dibawakan. “Mesti sesuai dengan pakem yang kita cari. Walaupun hanya dikeluarkan sebentar, itu sudah cukup dan tinggal memoles sedikit.”

Burung yang dijual di pasar, kata Awi, tidak akan terlihat istimewa. Hal ini disebabkan kondisi pasar yang tidak memungkinkan. Namun, bagi yang jeli melihatnya, tidak sedikit burung-burung pasar punya masa depan. Terlebih lagi kini banyak sekali penghobi rumahan yang menjual atau nitip burungnya ke pasar atau outlet yang terkadang punya dasaran berkualitas. Artinya, tinggal butuh rajin nongkrong di pasar saja jika kepingin mendapat burung bagus dengan barga miring.


Ada burung yang eks juara dijual murah di pasar lantaran tidak bisa ditampilkan kembali, namun tidak sedikit pula burung eks juara itu bisa tampil lagi di tangan perawat lain. "Keistimewaan belanja di pasar, harganya jelas lebih murah dibandingkan dengan berburu burung di latber, apalagi di lomba,” tegasnya. (Agrobur)


Jumat, 06 Juni 2014

                       JUAL-BELI & TUKAR TAMBAH
                                  BURUNG RUMAHAN,PROSPEK DAN PRESTASI







                             



              kami juga melayani pesan antar . 
           ( burung kami jamin sesuai pesanan )

    
















UTAMAKAN PANTAU COCOK BAYAR ..  AGAR KITA TIDAK SALING MERUGIKAN

Jumat, 30 Mei 2014

BURUNG KACER MBAGONG LAGI









tangkapan hutan





Tangkapan hutan biasa disebut bakalan atw bahan hutan
Hal ini terbagi menjadi 3 kategori

I. Kategori ke 1

Trotol hutan sebelum moulting
Cara mengenalinya
Masih ada bulu trotol
Kaki masih merah

Cara penjinakannya

A.tempel sangkar pada dinding sedikit rendah ( ketinggian 1,5 mtr) pada tempat yg rame orang
B.mandikan setiap pagi & sore
C.jemur cukup seminggu se x
D.sangkar jng dikerodong dulu
E.beri makanan yg dicampur voer agar nanti burung terbiasa makan voer

II. kategori ke 2

Burung muda hutan setelah moulting
Cara mengenalinya
Tidak ada bulu trotol
Kaki merah pudar tapi belum kering

Cara penjinakannya

A.tempel sangkar pada dinding sedikit rendah ( ketinggian 1,5 mtr) pada tempat yg rame orang
B.mandikan setiap pagi & sore hingga basah kuyup
C.sore setelah mandi burung diangin anginkan setelah itu kerodong & basahi kerodongnya
D.jemur cukup seminggu se x
E.beri makanan yg dicampur voer agar nanti burung terbiasa makan voer

III. kategori 3

Burung dewasa atw besar hutan setelah mabung
Cara mengenalinya
Kaki sudah kering
Kaki sudah bersisik

Cara menjinakkannya

A.Siapkan sangkar, taruh wadah makan & minum didasar sangkar
B.pasang tangkringan dng ketinggian sama dng wadah makan & minum
( cukup 1 tangkringan saja yg ada didalam sangkar )
C.tempel sangkar pada dinding sedikit rendah ( ketinggian 1,5 mtr) pada tempat yg rame orang
D.mandikan setiap pagi & sore hingga basah kuyup
E.sore setelah mandi burung diangin anginkan setelah itu kerodong & basahi kerodongnya
F.jemur cukup seminggu se x
G.beri makanan yg dicampur voer agar nanti burung terbiasa makan voer

Persiapan burung sebelum dimasukan kesangkar
Kunci setengah masing masing sayap dng kancing jarum atw cemiti
( artinya setiap sayap dikunci bulu besarnya )
Hali ini dilakukan agar burung yg sangat liar tidak bias bebas bergerak
Setelah itu masukkan kesangkar

Tujuan wadah makan & minum serta tangkringan berada didasar sangkar supaya burung cukup melompat jika ingin makan krna sayap burung terkunci

Catatan :

Beri makan & minum dari dalam sangkar supaya burung terbiasa dng keluar masuknya tangan kedalam sangkar

Jangan mengagetkan burung supaya tidak gerabakan yg bias menimbulkan luka yg parah pada burung

Beri makanan yg burung sukai & dicampur voer supaya nantinya burung terbiasa makan voer

Sekian coretan dari seorang pemula
Semoga bermanfaat buat kita semua

Permohonan maaf

Apabila ada pihak2 yg merasa tersinggung atw dirugikan terhadap artikel, postingan atw status raj@ nganggur yg telah lalu atw yg akan datang
Serta demi kebaikan & keakraban bersama
Dengan jiwa kesatria & hati yg tulus
Raj@ nganggur memohon maaf yg sebesar2nya

Terima kasih kepada kawan2 kicau mania yg telah memberikan saran, nasehat serta kritikan, semoga hal itu bias menjadikan raj@ lebih arif & bijak dlm berkata2

Se x lagi terima kasih
Dari seorang pemula

MENUJU KLAS JAWARA PARA BINTANG


mengenal masalah diarena lomba



A. Burung kacer diam sewaktu dibawa kearena lomba


burung yang hanya diam saja atau terpakau sewaktu diajak lomba biasanya dikarenakan burung masih belum berpengalaman atau masih dalam kondisi demam panggung, hal yang perlu dilakukan adalah membawanya kembali pada even berikutnya
salah satu faktor yang menentukan performa dilapangan adalah usia, jika burung masih terlalu muda maka kondisi yg demikian akan sering dialaminya
konidisi lain karna burung tersebut kurang birahi sehingga menjadi burung kurang fighter
kondisi lain burung kurang stamina
cara mengatasinya
cobalah dilatih dng burung kacer yg masih muda atw bahan dengan menggantungnya didekat burung kacer
dengan demikian diharapkan mental tempurnya akan naik

B.burung kacer hanya main sebentar saat dilombakan
sebabnya atw kurang ngotot

1.burung msh takut dng keramaian
2.burung masih muda atw blm cukup usia

biasanya sebab diatas terjadi krna ketidak sabaran pemilik yg ingin segera ikut tanding

3.mental yg belum kuat
4.emosi yg masih labil

sebab diatas terjadi krna kurangnya pelatihan yg bs membatu dlm performa burung

5.nafsu besar tenaga kurang
6.birahi yg kurang

penyebab diatas dikarnakan tidak konsisten dalam merawat burung
sering mengubah ubah stelan
tidak yakin terhadap kemampuan diri...

saran raja
pelajari karakter burung anda
jalankan apa yang anda yakini serta konsisten dlm melakukannya

banyaklah bergaul karna dng bergaul kita akan bs belajar & bnyk mengerti

terima kasih pada para suhu & senior krna tanpa anda raja tidak akan bisa
dibanding anda ilmu raja tidak ada apa apanya
tentu semua ini atas ijin Allah

C.burung yg suaranya kecil atw serak

banyak penggemar ingin memiliki suara burung yg terdengar ratusan meter atw puluhan kilo
ada yg berpendapat bahwa volume bisa diatur
sebenarnya pendapat itu salah
keras tidaknya volume suara itu tergantung tebal tipisnya pita suara
yg bisa kita lakukan hanya memaximalkan suara burung tersebut
adapun cara memaximalkan suara burung sebagai berikut

burung harus dijemur terlebih dahulu
... keluarkan wadah makan & minumnya
15 menit setelah penjemuran masukkan air larutan rasa orange atw rasa jeruk sebanyak 2 sendok makan 15 menit kemudian masukkan wadah makan
jika tidak terdapat larutan bisa menggunakan air kencur tapi jng terlalu kental

pelatihan dikandang umbaran juga sangat bermanfaat untuk melatih otot dada agar bs membantu power drpd suara burung

lakukan cara diatas insyaallah setelah 2 minggu akan terlihat hasilnya pada kerasnya volume suara burung

jika menggunakan air biasa akan lambat hasil yg diinginkan

air madu tidak disarankan dlm hal pelatihan suara

D.burung yg sering ngeruji atw naik turun tangkringan

permasalah ini sudah dibahas di status fb raja nganggur
silahkan buka & baca

E.burung kacer yg mbagong

beberapa tehnik dasar menghilangkan mbagong pada kacer....
1.jika kc giras jinakkan dulu...
jauhkan dr sesama kc atw burung fighter lainnya..
sering dimasukkan kekandang umbaran...
jika tidak ada kandang umbaran full krodong...
sering mandi pasir atw bak mandi diisi air..
sering terapi mandi mlm...
makanan cukup voer tanpa ef...
... kasih vit + mineral..

tehnik ke 2
sering dimandikan sehari 3x pagi siang sore
mandi mlm seminggu se x..
mandi pasir waktu penjemuran minimal seminggu se x..
stelan ef diatur ulang...
berikan ulat bambu 2 ekor seminggu se x..

tehnik ke 3
mandikan trus kasih jk 5 ekor kemudian jemur hingga jam 11 tanpa makanan & minuman...
setelah dijemur angin anginkan sambil dikasih voer setelah 15 menit kasih minum air madu...
sore mandikan kasih jk 5 ekor trus krodong...
berikan kroto 1 sendok teh setiap 4 hari se x..

tehnik ke 4
kurangi atw hilangkan ef cukup makan voer...
perbanyak jemur mandi cukup seminggu se x aja...
kasih vit + mineral..
setelah mbagong ilang kasih ef lagi...

semoga membawa manfaat buat kita semua

manfaat voer ayam

Manfaat voer ayam bagi burung berkicau















Sebagian penghobies mencampur voer burung dng voer ayam krna voer ayam memiliki manfaat

1. 3x lebih kuat dlm menyerap lendir yg ada ditenggorokan burung
2. Voer ayam bnyk mengandung serat
3. Voer ayam sebagai nutrisi tenaga yg tidak mengakibatkan burung overbirahi
4. Mampu menetralkan racun tubuh akibat penggunaan obat berbahan kimia

Moga manfaat kawan

manfaat ef

Manfaat extra fooding hewani buat burung









A.jangkrik
Untuk meningkatkan volume suara & birahi

B.ulat hongkong
Untuk meningkan birahi serta menghangatkan badan burung

C.cacing
Untuk meningkatkan birahi tetapi jika sering diberikan tidak membawa pengaruh pada burung

D.ulat kandang
Meningkatkan power suara pada burung

E.kroto
Meningkatkan birahi serta membuat burung jadi gacor
Mengingat harga kroto yg mahal saat ini hobies bnyk menyiasati kroto dng telur ayam... Caranya

Ambil telur ayam 3 bh
Kemudian aduk hingga rata kuning + putihnya
Setelah itu masukkan voer kedalam adonan lalu aduk hingga rata setelah itu dijemut kering setelah kering berikan keburung

Metode telur adalah salah satu racikan rahasia burung juara...

Moga manfaat

kacer mbagong


Beberapa tehnik dasar menghilangkan mbagong pada kacer....
1.jika kc giras jinakkan dulu...
jauhkan dr sesama kc atw burung fighter lainnya..
sering dimasukkan kekandang umbaran...
jika tidak ada kandang umbaran full krodong...
sering mandi pasir atw bak mandi diisi air..
sering terapi mandi mlm...
makanan cukup voer tanpa ef...
kasih vit + mineral..

tehnik ke 2
sering dimandikan sehari 3x pagi siang sore
mandi mlm seminggu se x..
mandi pasir waktu penjemuran minimal seminggu se x..
stelan ef diatur ulang...
berikan ulat bambu 2 ekor seminggu se x..

tehnik ke 3
mandikan trus kasih jk 5 ekor kemudian jemur hingga jam 11 tanpa makanan & minuman...
setelah dijemur angin anginkan sambil dikasih voer setelah 15 menit kasih minum air madu...
sore mandikan kasih jk 5 ekor trus krodong...
berikan kroto 1 sendok teh setiap 4 hari se x..

tehnik ke 4
kurangi atw hilangkan ef cukup makan voer...
perbanyak jemur mandi cukup seminggu se x aja...
kasih vit + mineral..
setelah mbagong ilang kasih ef lagi...

cara mengatasi batuk pilek & sesak nafas pada burung


Cara mengatasi batuk pilek & sesak nafas pada burung

a.letakkan burung diatas meja atw lantai & keluarkan air minumnya

b.tutup ke 3 sisi sangkar & atas sangkar biarkan 1 sisi terbuka

c.sediakan air hangat yg masih mengeluarkan upa dalam mangkok

d.tuangkan minyak angin atw vik kedalam mangkok air lalu letakkan pada sisi sangkar yg terbuka & diamkan selama 30 menit

jika ada lendir atw cairan yg keluar sedot dng tisu kering
lakukan hingga burung sembuh

Cara melatih burung agar start langsung on saat digantung



Cara melatih burung agar start langsung on saat digantung

a.Hari pertama & kedua
Burung full krodong
tanpa mandi & tanpa jemur
beri kroto 2 sendok teh
berikan jk pagi 3 sore 5

b.Hari ke 3
burung tetep full krodong
tanpa mandi & tanpa jemur
beri kroto 1 sendok teh
beri jk 3 ekor
beri uh 3 biji
setelah itu siapkan 2 ekor trotol & gantung dng jarak 2,5 mtr kemudian buka krodong burung & langsung gantung
biarkan burung digantungan selama 30 menit setelah itu pisahkan

Catatan :
jika burung blm mau on tingkatkan pemberian ef dilatihan berikutnya

jika burung mbagong kurangi efnya dilatihan berikutnya

Lakukan latihan ini sebulan cukup 2 x saja


salam kicau mania...





Cara melatih burung agar mengeluarkan variasi bunyinya

 

 

Cara melatih burung agar mengeluarkan variasi bunyinya

1.Tempatkan ditempat yg sepi
2.Gatung ditempat yg tinggi
3.Gantung ditempat yg luas & terbuka
4.Gantung ditempat yg burung sukai
5.Pancing dng burung betina
6.Pancing dng suara air atw suara alam
7.Pancing dng suara sejenis dng volume sayup sayup

Jika dirasa variasi kurang burung bisa dimasteri lagi

Moga manfaat

artikel terbaru dari JBC


1.burung yg sering mekonsumsi pisang memiliki bodi yg lebih besar serta suara yg lebih tebal daripada burung yg jarang mekonsumsi pisang

raj@ : bagaimana dengan burung yg gak bisa makan pisang?

2.pemberian ulat hongkong pada burung muda bisa memicu kataran pada burung tersebut
pemberian ulat kandang sebagai pengganti voer sangat baik efeknya pada burung tetapi takaran harus disesuaikan dengan ketahanan tubuh pada burung tersebut

raj@ : musti diperhatikan ni

3.penempatan burung pada sangkar yg kecil serta udara yang lembab bisa menjadi faktor penyebab turunnya sayap burung oleh krna itu terkadang waktu pindahkan burung pada sangkar yg lebih besar atw sangkar umbaran

raj@ : musti ganti sangkar ni

4.faktor faktor penyebab burung cuma ngeriwik atw enggan bunyi

A. faktor burung itu sendiri
. usia yg mash muda
. msh ada rasa takut pada burung
. kalah mental krna ada burung lain yg lebih gacor
. kondisi drop pada burung
. sakit pada saat mau mabung, pada waktu mabung atw setelah mabung

B. faktor manusia
. sering gonta ganti sangkar
. sering merubah posisi tangkringan atw wadah makan minum
. sering merubah stelan & komposisi makanan
. sering memindah mindah tempat gantung
. tidak memberikan perawatan yg baik, kontinyu & konsisten pada burung
. memaksa burung untuk cepat ngeplong dng pemberian EF yg berlebihan

raj@ : chamkan itu kawan

moga manfaat artikel diatas

ANEKA CARA PERAWATAN BURUNG KACER

ANEKA CARA PERAWATAN BURUNG KACER

KHUSUS BURUNG BAHAN LOMBA

Rawatan harian

Hari ke 1
Pagi jam 6 pagi burung dikeluarkan
Jam 7 burung dimandikan
Jemur selama 2 jam atw sesuai kebiasaan burung dijemur
Beri jangkrik 3 ekor atw sesuai jumlah kebiasaan burung
Setelah dijemur angin anginkan burung selama 1 jam setelah itu dikrodong
Saat dikrodong burung bisa dimasteri
Sore jam 4 atw jam 5 sore buka krodong keluarkan wadah pakan & minum
Bersihkan sisa makanan didasar sangkar supaya burung focus pada bunyi bukan pada makan
Beri jangkrik 3 ekor atw sesuai jumlah kebiasaan burung
Burung bisa dimandikan tergantung kebiasaan burung
Jam 7 mlm masukan wadah makan & minum burung kembali dikrodong serta taruh diruang istirahat

SYARAT RUANG ISTIRAHAT BURUNG
Terbebas dari binatang pemangsa seperti tikus, biawak & maling
Ruangan tidak gelap juga tidak terlalu terang cukup cahaya redup saja
Terhindar dari keramian atw bising & asap

Hari ke 2 & 3
Seperti rawatan harian

Hari umbaran
Hari ke 4
Jam 6 pagi keluarkan burung kasih jangkrik seperti biasanya
Beri kroto 2 sendok teh
Jam 7 masukkan burung kekandang umbaran biarkan burung mandi & berjemur dikandang umbaran
Biarkan burung dikandang umbaran selama 3 atw 4 jam
Setelah itu masukkan burung kesangkar biarkan selama 1 jam kemudian krodong lagi
Sore jam 4 atw jam 5 sore buka krodong keluarkan wadah pakan & minum
Bersihkan sisa makanan didasar sangkar supaya burung focus pada bunyi bukan pada makan
Beri jangkrik 3 ekor atw sesuai jumlah kebiasaan burung
Burung bisa dimandikan tergantung kebiasaan burung
Jam 7 mlm masukan wadah makan & minum burung kembali dikrodong serta taruh diruang istirahat

Hari ke 5, 6 & 7
Seperti rawatan harian

Hari ke 8
Seperti rawatan harian umbaran

Hari ke 9 & 10
Seperti rawatan harian

HARI KARANTINA & TRAINER

Hari ke 11
Burung full krodong tanpa mandi & jemur
Tingkatkan porsi jangkrik menjadi 3 x pemberian hari biasa
Berikan kroto 3 sendok teh
Berikan ulat hongkong 5 ekor

Hari ke 12 & 13
Seperti hari karantina

Hari ke 14
Berikan makan seperti hari biasa
Trex burung mascot dengan burung tumbal 3 atw 4 ekor
Burung tumbal bisa berupa burung trotol atw burung yang rusak mentalnya atw burung betina

Catatan penting :
Karantina & trainer hanya untuk burung pemula yg dicetak buat lomba
Jangan melakukannya pada burung yang setengah jadi karma burung setengah jadi atw burung jadi cukup sebulan sekali diadu atw ditrex

Pelajari apa kekurang yg terjadi saat burung ditrex agar bisa mengetahui stelan EF pada burung

Hari ke 15, 16 & 17
Seperti rawatan harian

Hari ke 18
Seperti rawatan harian umbaran

Hari ke 19, 20 & 21
Seperti rawatan harian

Hari ke 22
Seperti rawatan harian umbaran

Hari ke 25 & 26
Seperti rawatan harian

HARI KARANTINA & TRAINER

Hari ke 27, 28 & 29
Seperti hari karantina

Hari ke 30

Burung siap dilombakan dilatber atw even besar lainnya

MASALAH PERTAMA
PERTANYAAN DARI KAWAN

1. saya seorang pedagang sayur yg tiap hari mulai jam 4 pagi hingga jam 2 siang berjualan keliling bagaimana cara merawat burung bagi orang yg seperti saya

2. tiap hari saya bekerja dari jam 6 pagi hingga jam 1 siang mohon solusi perawatan burung yg tepat

jawaban serta solusi raj@

Rawatan harian

Hari ke 1
Pagi hari kasih burung makan voer, jangkrik jumlahnya sesuai kebiasaan burung & kroto 1 sedok teh jika ada kroto biarkan burung tetap dalam kondisi dikrodong
Saat dikrodong burung bisa dimasteri

Kemudian tinggallah bekerja

siang jam 3.30 siang buka krodong keluarkan wadah pakan & minum angin anginkan burung selama 30 menit beri makan jangkrik saja jumlahnya tergantung kebiasaan burung setelah itu mandikan lalu jemur
selesai penjemuran masukan wadah makan & minum lalu gatung burung ditempat yg rame orang biarkan selama 2 atw 3 jam setelah itu burung kembali dikrodong serta taruh diruang istirahat

Hari ke 2 & 3
Seperti rawatan harian

Hari umbaran
Hari ke 4
Pagi hari kasih burung makan voer, jangkrik jumlahnya sesuai kebiasaan burung & kroto 1 sedok teh biarkan burung tetap dalam kondisi dikrodong
Saat dikrodong burung bisa dimasteri
Jam 3.30 siang masukkan burung kekandang umbaran biarkan burung mandi & berjemur dikandang umbaran
Biarkan burung dikandang umbaran selama 3 jam
Setelah itu masukkan burung kesangkar beri voer & jangkrik secukupnya biarkan selama 1 jam ditempat yg rame orang kemudian krodong lagi serta taruh diruang istirahat

Hari ke 5, 6 & 7
Seperti rawatan harian

Hari ke 8
Seperti rawatan harian umbaran

Hari ke 9 & 10
Seperti rawatan harian

KARANTINA & PELATIHAN BURUNG

Hari ke 11
Burung full krodong tanpa mandi & jemur
Tingkatkan porsi jangkrik menjadi 3 x pemberian pada hari biasa
Berikan kroto 3 sendok the
Berikan ulat hongkong 5 ekor

Hari ke 12 & 13
Seperti hari karantina

Hari ke 14
Berikan makan seperti hari biasa
Sore hari Trex burung mascot dengan burung tumbal 3 atw 4 ekor
Burung tumbal bisa berupa burung trotol atw burung yang rusak mentalnya atw burung betina

Pelajari apa kekurang yg terjadi saat burung ditrex agar bisa mengetahui stelan EF pada burung

Hari ke 15, 16 & 17
Seperti rawatan harian

Hari ke 18
Seperti rawatan harian umbaran

Hari ke 19, 20 & 21
Seperti rawatan harian

Hari ke 22
Seperti rawatan harian umbaran

Hari ke 25 & 26
Seperti rawatan harian

HARI KARANTINA & TRAINER

Hari ke 27, 28 & 29
Seperti hari karantina

Hari ke 30

Burung siap dilombakan dilatber atw even besar lainnya

MASALAH KE DUA
PERTANYAAN DARI KAWAN

3. saya seorang pedagang bakso keliling saya bangun setiap jam 5 pagi tuk beli bahan bakso dipasar sepulang dari pasar jam 7 atw 8 pagi saya berangkat jualan jam 12 atw jam 1 siang pulang jualan jam 9 malam buat om raja bagaimanakan cara merawat burung bagi orang yang berprofesi seperti saya

jawaban serta solusi raj@

Rawatan harian

Hari ke 1
Pagi hari keluarkan burung tuk diangin anginkan
Keluarkan wadah makan & minum burung
jam 7 pagi burung dimandikan lalu dijemur
masukkan wadah makan & minum sebelum burung dijemur
kasih makan voer, jangkrik jumlahnya sesuai kebiasaan burung
selesai penjemuran taruh burung ditempat yg rame orang biarkan 1 atw 2 jam
setelah itu burung dikrodong & taruh ditempat biasanya sebelum burung dikrodong berikan kroto 1 sedok teh
Saat dikrodong burung bisa dimasteri

Kemudian tinggallah bekerja

Malam hari buka krodong burung
Angin anginkan burung ditempat yg rame orang selama 1 jam kasih jangkrik sesuai kebiasaan burung setelah itu burung kembali dikrodong serta taruh diruang istirahat

Hari ke 2 & 3
Seperti rawatan harian

Hari umbaran
Hari ke 4
Pagi hari kasih burung makan voer, jangkrik jumlahnya sesuai kebiasaan burung seperti hari biasanya
Jam 7 atw 8 pagi masukkan burung kekandang umbaran biarkan burung mandi & berjemur dikandang umbaran
Biarkan burung dikandang umbaran selama 2 atw 3 jam
Setelah itu masukkan burung kesangkar biarkan selama 1 jam ditempat yg rame orang kemudian krodong lagi serta taruh ditempat biasanya
sebelum burung dikrodong berikan kroto 1 sedok teh

Hari ke 5, 6 & 7
Seperti rawatan harian

Hari ke 8
Seperti rawatan harian umbaran

Hari ke 9 & 10
Seperti rawatan harian

KARANTINA & PELATIHAN BURUNG

Hari ke 11
Burung full krodong tanpa mandi & jemur
Tingkatkan porsi jangkrik menjadi 3 x pemberian pada hari biasa
Berikan kroto 3 sendok teh
Berikan ulat hongkong 5 ekor

Hari ke 12 & 13
Seperti hari karantina

Hari ke 14
Berikan makan seperti hari biasa
pagi hari Trex burung mascot dengan burung tumbal 3 atw 4 ekor
Burung tumbal bisa berupa burung trotol atw burung yang rusak mentalnya atw burung betina

Pelajari apa kekurang yg terjadi saat burung ditrex agar bisa mengetahui stelan EF pada burung

Hari ke 15, 16 & 17
Seperti rawatan harian

Hari ke 18
Seperti rawatan harian umbaran

Hari ke 19, 20 & 21
Seperti rawatan harian

Hari ke 22
Seperti rawatan harian umbaran

Hari ke 25 & 26
Seperti rawatan harian

HARI KARANTINA & TRAINER

Hari ke 27, 28 & 29
Seperti hari karantina

Hari ke 30

Burung siap dilombakan dilatber atw even besar lainnya

Catatan penting :
Jam yg disebutkan oleh penulis bukanlah patokan baku
Yg menjadi patokan adalah ritme atw langkah langkah perawatan

Jika tidak memiliki kandang umbaran tidak melakukannya pun tidak mengapa

Ini adalah salah satu cara perawatan burung diantara 1000 cara yang ada
Jangan melakukan perubahan perawatan bagi burung yg sudah ada program sebelumnya maupun burung yang sudah mapan atw burung yg jadi

Mencetak burung jawara butuh waktu yang lama serta perlu modal & kesabaran
Karna itu jangan bosan atw putus jalan

Tentunya masih banyak cara yg lain yg blm raj@ ketahui






Selasa, 27 Mei 2014

KACER NGETEM SAAT LOMBA DAN BAGAIMANA SOLUSI NYA

Mengatasi kacer yang ngetem selama lomba

Selama ini kacer yang dianggap bagus untuk dilombakan harus bermental bagus, yang dicirikan dengan karakternya yang tidak mbagong atau mbalon selama lomba berlangsung. Namun jangan lupa, kacer yang sering ngetem atau lebih sering diam ketika berlomba pun jelas tidak akan dipantau tim juri. Karena itu, masalah ini juga harus dipehatikan. Anda pun bisa melatih kacer agar tidak terbiasa ngetem di lapangan, atau bahkan sibuk memunguti sisa pakan di dasar kandang selama lomba berlangsung.

Setelan pakan dan rawatan harian bisa mempengaruhi kinerja kacer di arena lomba.



Selama ini, banyak pemain yang fokus menjaga agar kacernya tidak mbagong / mbalon. Sebenarnya perilaku ini merupakan karakter dasar dari burung kacer. Meski mental bagus, terkadang saat lomba bisa muncul perilaku mbagong. Hampir semua kacer jawara pernah mbagong di rumah. Jadi jangan memelihara kacer jika takut mbagong. Nah, di sinilah seni melombakan kacer, yaitu bagaimana setiap pemain bisa menjaga penampilan gaconya agar tidak mbagong selama lomba.

Artikel kali ini tidak akan membahas fenomena kacer mbagong, karena sudah sering ditulis Om Kicau. Ada isu menarik lainnya soal penampilan kacer di arena lomba, yaitu tidak stabil di lapangan dan lebih banyak diam, atau istilah popularnya ngetém. Tak sedikit penggemar kacer yang kecewa melihat jagoannya butuh waktu lama sebelum benar-benar tampil optimal.
Jika perilaku ngetem dialami kacer yang baru pertama kali ikut lomba, kemungkinan penyebabnya adalah burung mengalami kondisi yang disebut demam panggung. Dalam hal ini, new comer membutuhkan proses adaptasi dengan situasi dan kondisi  di sekitarnya. Ia belum terbiasa melihat beberapa burung sejenis dalam jumlah banyak.

Namun, perilaku ngetem juga kerap terjadi pada burung yang sering ikut lomba atau latber. Salah satu sebab utama dalam hal ini adalah setelan harian yang kurang tepat. Mengenai setelan harian yang tepat untuk kacer, sebenarnya tergantung karakter dari setiap individu burung.
Beberapa waktu lalu, Om Kicau pernah menurunkan artikel berjudul Suara Sakti, kacer “anomali” dari Bali. Burung jawara milik Om Yogi ini memiliki karakter unik. Jika umumnya pelomba memilih menggantang kacernya paling akhir, Suara Sakti justru harus paling awal digantang. Ini menunjukkan bahwa setiap individu kacer sebenarnya memiliki karakter dasar yang tidak selalu sama.
Jika Om Kicau sering menurunkan tulisan mengenai perawatan kacer ala Om Ini atau ala Om Itu, hal ini dimaksudkan agar sobat kicaumania memiliki banyak pilihan dalam setelan harian, sampai akhirnya bisa menemukan mana setelan terbaik untuk kacer Anda di rumah.
Kunci keberhasilan agar kacer stabil di lapangan adalah membuat dia selalu dalam kondisi top form. Dengan demikian, burung tidak akan mengalami apa yang dikenal dengan istilah ngetem, kalah mental, over birahi (OB), dan sebagainya.
Sebagai referensi, berikut ini beberapa setelan harian yang bisa diterapkan pada burung kacer jagoan Anda sebelum dibawa ke arena lomba. Namun, sekali lagi, perlu dicatat bahwareferensi ini sangat tergantung karakter burung yang dilombakan. Jadi, silakan pilih referensi yang tepat menurut Anda :

Tips 1 – Mencari pola rawatan dan setelan yang tepat
Ini merupakan kombinasi antara pola rawatan dan setelan pakan yang tepat, khusus untuk burung Anda agar mampu tampil optimal di lapangan. Pengaturan pakan bisa dilakukan dengan cara mengganti-ganti pakan yang biasa diberikan. Misalnya mulai dari pemberian extra fooding (EF) seperti ulat german, jangkrik, ulat hongkong, kroto, dan sebagainya, sampai didapat kondisi di mana terdapat perubahan mencolok dari burung tersebut.
Selain itu, harus diperhatikan pula pola rawatannya. Misalnya satu hari sebelum lomba (H-1) burung diberikan full kerodong atau rawatan lain yang berbeda. Begitu didapatkan setting yang tepat, maka itulah yang bisa digunakan dalam perawatan pada lomba-lomba berikutnya. Dalam hal ini, jangan takut bereksperimen dengan setelan harian yang bisa Anda terapkan sendiri. Sebab tidak semua burung memiliki karakter dan sifat yang sama.

Tips 2 – Ditrek dengan 4 kacer / lebih yang ngotot
Biasakan untuk melatih kacer (apalagi yang sering dibawa lomba) dengan musuh lebih dari empat ekor. Jangan pernah melatih kacer dengan musuh yang hanya berjumlah 1-2 ekor, kecuali untuk pengecasan sesaat sebelum burung turun ke lapangan atau menjelang digantang.
Membiasakan kacer dilatih dalam jumlah sedikit cenderung membuat burung mengikuti tingkah dan kelakukan dari musuhnya, terlebih jika musuhnya memiliki tipikal tidak ngotot atau main setengah-setengah. Dampaknya, kacer Anda bakal mengikuti kemauan musuhnya. Misalnya, musuh lebih banyak diam, maka kacer Anda pun cenderung ikut diam. Intinya, untuk mencegah burung ngetém dan cepat mbagong /  mbalon, biasakan melatihnya dalam latberan atau lomba lokalan.

Tips 3 – Mencabut pakan dan air minum
Sebelum dibawa ke arena lomba, burung terlebih dahulu dimandikan. Begitu sampai lapangan, kerodong dibuka untuk memberi pakan berupa 3 ekor jangkrik dan 5 ekor ulat hongkong. Setelah itu, burung kembali dikerodong.
Beberapa waktu sebelum digantang, buka kerodong setengah bagian saja, kemudian lepas tempat pakan dan air minum. Jangan lupa kotoran dan sisa-sisa makanan yang berserakan di dasar sangkar dibersihkan dulu. Kerodong bisa dibiarkan dalam posisi setengah terbuka.
Jika waktu lomba sudah makin dekat, berikan lagi jangkrik dan ulat hongkong, kemudian kerodong ditutup sampai acara penggantangan dimulai. Dengan tidak ada lagi tempat pakan dan minum, serta dasar sangkar yang bersih, burung tidak akan lagi sibuk mencari makanannya selama lomba berlangsung.

Tips 4 – Adaptasi lapangan sebelum lomba
Untuk menghindari gaco Anda ngetem, maka begitu sampai di arena lomba, burung bisa dibiarkan melakukan proses adaptasi di arena lomba. Dalam hal ini, Anda bisa membuka kerodong selama 15 menit, dengan catatan burung jangan sampai melihat burung sejenis atau burung tipe fighter lainnya di arena lomba. Anda bisa mencari tempat tertentu yang memenuhi syarat tersebut.
Itulah beberapa panduan mengatasi kacer yang sering ngetem selama lomba, berdasarkan pengalaman sejumlah pemain kacer di berbagai lomba burung.
Semoga bermanfaat.





 JBC thanx for sumber